Minggu, 10 Juli 2011

KAU YANG SELALU

Wahai yang selalu dihatiku
Wahai yang selalu menemaniku
Wahai yang selalu menunjukiku menuju jalan Mu
Wahai yang selalu mengingatku
Wahai yang selalu ada di sampingku
Wahai yang selalu ada saat aku membutuhkan Mu
Wahai yang selalu tidak pernah memarahiku karena permintaanku
Wahai yang selalu sabar mendidikku
Wahai yang selalu memaafkan akan segala dosa – dosaku
Wahai yang selalu ku butuhkan dalam setiap nafasku
Kau yang selalu aku rindukan
Kau selalu membuatku merindu
Dalam tapak – tapak langkah kakiku
Ku bermohon pada Mu untuk selalu mengingatku
Itulah pintaku pada Mu
Semoga……….. Kau berkenan dengan Ku

GAK SERU , GAK ADA MAS ( MAS AAB )

malam ini , hari Ahad , tanggal 10 Juli 2011 , sehabis magrib saya mengantar Aab ke pesantren untuk memulai tahun ajaran baru di pesantren Darunnajah , setelah menghabiskan waktu sekitar 2 minggu liburan semester dua.

Sebelum berangkat , saya suruh Aab untuk meminta izin dan pamit kepada Ibunya dan adik - adik nya, maka Aab bergegas untuk meminta izin dengan berjabat tangan dan mencium adik - adik nya , yaitu Robbby muntaha Al Muthofa dan Nayla mUnaya Al- Musthofa . setel;ah selesai prosesi izin , maka Aab mengankat tasnya dan sambil keluar dengan menutup pintu , dan kamipun naik Motor Vario menuju Darunnajah , kira - kira perjalanan sudah sampai lebih dari 50 meter Dari rumah di jalan haji Gari , saya bertanya , " ada yang ketinggalan , gak ? " dengan serta merta Aab ingat kalo ada yang ketinggalan " oooh , ya , sabuk, yah , ketinggalan " langsung saya berbalik arah menuju rumah kembali , saya tanya lalgi " apa lagi yang masih belum di bawa " maka muncullah sepatu olah raga , handuk , sprei kasur adalah barang - barang yang ketinggalan.

Sesampai di rumah , saya mendapati Obi sedang menangis tersedu - sedu , dan Ibunya pun langsung menerangkan ke saya bahwa Obi menangis sesaat setelah Mas nya menutup pintu depan dan mengatakan bahwa ga ada mas ga seru . Ibunya menjelaskan " kan ada ayah " Obi langsung menjawab " Ayah pulangnya malam terus " Ibunya juga masih terus memberi pemahaman ke Obi dengan mengatakan " kalo ada Mas di rumah , berantem mlulu , kalo gak ada mencari - cari , gimana nii" ? dan saya pun juga menimpali " gak usah sedih , khan nanti dan besuk bisa ketemu lagi di Pesantren , di BPS ( Biro Pengasuhan Santri )

Ketika persiapan kedua telah selesai , maka Aab saya suruh untuk pamit dan mencium adiknya lagi , dan langsung menuju tempat tukang potong rambut sebelum masuk pesantren , sebab , biar rapi rambutnya dan tentunya Aab tambah Ganteng.

Sesampai nya di depan parkir , Aab pun turun dan minta jalan sendiri tanpa di temani oleh saya.

demikian kisah hari ini , semoga perjalan anak - anak kami dalam menempuh dan menuntut ilmu ini bisa di berikan kemudahahn dan keberkahan oleh Allah subhanahu wata'aala. dan semoga kerinduan terhadap keluarga tetap ada di kalbu masing - masing keluarga kami untuk menuju ridho Ilahi . amin