MATA PELAJARAN : FIQIH USHUL FIQIH
PROGRAM STUDI : KEAGAMAAN
PETUNJUK UMUM
A. Periksa dan bacalah soal – soal sebelum anda menjawabnya
B. Laporkan kepada pengawas ujian apabila terdapat lembar soal yang kurang jelas , rusak , atau tidak lengkap
C. Mintalah kertas buram kepada pengawas ujian jika di perlukan
D. Tidak di izinkan menggunakan kalkulator , HP , table matematika atau alat bantu lainnya
E. Periksalah pekerjaan anda sebelum di serahkan kepada pengawas ujian
F. Lembar soal tidak boleh di coret – coret
====================================================================================
1. Ahmad berburu rusa di hutan menggunakan senapan , ketika di tembakkan , ternyata mengenai sweseorang pencari kayu hingga tewas, perbuatan tersebut termasuk katagori ….
a) Qatlul amad
b) Qatlul syibhul amad
c) Qatlul khata’
d) Qatlull ghurur
e) Qatlul ghurur
2. Hasan bertegkar dengan Husen. Karena emosi yang tidak terkontrol , Hasan memukul rahang Husen hingga giginya tanggal dua. Hukuman yang tepat untuk perbuatan Hasan tersebut adalah …
a) Membayar diyat 5 eko unta
b) Membayar diyat 10 ekor unta
c) Membayar diyat 1 ekor unta
d) Memerdekakan budak
e) Puasa tiga hari berturut – turut
3. Berikut adalah hikmah di berlakukannya hokum qishash, kecuali ..
a) Memberikan kesempatan untuk balas dendam bagi yang di dholimi
b) Manusia akan merasa takut berbuat jahat kepada orang lain
c) Menciptakan kedamaian di muka bumi
d) Melindungi jiwa raga manusia
e) Menegakkan keadilan
4. Hukuman hamba sahaya yang melakukan perzinaan adalah
a) Didera 100 kali dan di asingkan selama – lamanya
b) Didera 100 kali dan di asingkan selama 1 tahun
c) Didera 50 kali dan di asingkan selama 1 tahun
d) Didera 50 kali dan di asingkan selama 6 bulan
e) Didera 80 kali dan di asingkan selama 6 bulan
5. Dalam perintah memerangi bughot banyak mengandung hikmah, dibawah ini yang bukan bagian dari hikmah tersebut adalah :
a) Mewujudkan kedamaian di suatu Negara
b) Menyadarkan mereka betapa pentingnya persatuan
c) Membalaskan dendam pknum pemerintah yang mereka musuhi
d) Mendidik mereka agar taat pada pemerintah yang sah
e) Mengembalikan mereka ke jalan yang benar
6. Dibawah ini adalah criteria yang harus dimiliki oleh seorang hakim, kecuali..
a) Muslim , baligh , berakal
b) Sehat jasmani dan rohani
c) Mampu berlaku adil
d) Taqlid kepada madzhab fiqih
e) Menguasai metode ijtihad
7. Dibawah ini adalah fungsi dari peradilan agama , kecuali..
a) Menyelesaikan persengketaan antara suami dan istri
b) Menyelesaikan permasalahan nikal lain agama
c) Menetapkan putusan perceraian
d) Menetapkan besar mahar dalam pernikahan
e) Menyelesaikan persengketaan dalam pengasuhan anak
8. Dibawah ini adalah tujuan dari mempelajari ushul fiqih , kecuali..
a) Menghindari taklid
b) Memahami sumber – sumber hukum
c) Menumbuhkan kemapuan berijtihad
d) Memahami hokum – hokum syara’
e) Menimbulakn fanatisme bermadzhab
9. Pada abad ke 3 H , Ushul fiqih memiliki peranan penting dalam perkembangan fikih , yaitu …
a) Menjadi landasan ijtihad para mujtahid dalam istimbath hukum dari al – qur’an dan al sunnah
b) Memberikan ruang untuk berpendapat bagi setiap orang yang mempelajari fikih
c) Menimbulkan perdebatan dalam masalah – masalah furu’
d) Menjadi media penting dalam memahami al- Qur’an
e) Membukan pintu ijtihad bagi setiap muslim
10. Golongan yang banyak menggunakan logika dalam menetapkan hokum yang tidak di sebutkan secara sharih oleh nash disebut …..
a) Ahl al – fatwa
b) Ahl al – hadits
c) Ahl al – ra’yi
d) Ahl al – dzimmah
e) Ahl al - nagli
11. Yang di maksud dengan istilah “ al – mahkum fih “ adalah …
a) Hukum syar’i
b) Hukum taklifi
c) Mukallaf
d) Perbuatan mukallaf
e) Pembuat hukum
12. Seseorang yang disebut al- mahkum ‘alaih jika terpenuhi syarat…..
a) Islam , tamyiz , berakal sempurna
b) Islam , baligh, berakal
c) Islam , tamyiz, berakal. Sehat badan
d) Islam , baligh , berakal , sehat badan
e) Islam , merdeka baligh
13. Ada orang yang sudah cukup umur , berpenghasilan tetap , mampu menafkahi , dan dikhawatirkan terjerumus dalam perzinaan , nikah bagi orang semacam ini hukumnya ….
a) Wajib
b) Sunnah
c) Mubah
d) Makruh
e) haram
14. Salah satu kandungan pasal 7 undang – undang no. 1 tahun 1974 adalah ….
a) Tujuan pernikahan adalah membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa
b) Perkawinan hanya di izinkan jika pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun dan pihak wanita sudah mencapai 16 tahun
c) Perkawinan harus di dasarkan atas persetujuan kedua calon mempelai
d) Tiap – tiap perkawinan dicatat menurut undang – undang yang berlaku
e) Perkawinan adalah sah , apabila dilakukan menurut hokum masing – masing agamanya dan kepercayaannya itu.
15. Suami tidak boleh ruju’ kembali , kecuali mantan istrinya pernah menikah dengan laki – laki lain , adalah pengertian dari talak….
a) Raj’i
b) Bain
c) Bain shughra
d) Bain kubro
e) Bid’iy
16. Perempuan mandul yang diceraikan suaminya . masa iddahnya adalah …….
a) Tiga bulan 10 hari
b) Tiga bulan
c) Empat bulan
d) Tiga kali suci
e) Tidak perlu iddah
17. Seorang balita berumur 2 tahunmembutuhkan pengasuhan, sementara ayah dan ibunya telah bercerai, jenis hadhanah yang layak di perolehnya adalah….
a) Hadhanah al- umm
b) Hadhanah al – abb
c) Hadhanah al – gharib
d) Hadhanah al- hakim
e) Hadhanah al - usrah
18. Seorang wanita meninggal , ahli warisnya : seorang perempuan , suami dan bapak. Harta warisan yang ditinggalkannya Rp. 4.000.000.00 ( empat juta rupiah ) , berapa rupiah kah bagian anak perempuan ?
a) 1.000.000.00
b) 2.000.000.00
c) 3.000.000.00
d) 3.500.000.00
e) asobah
19. jika seseorang berwasiat agar sepersepuluh harta warisannya diberikan kepada pembantunya dan dapat diperolah setelah ia meninggal , maka hukum wasiat tersebut adalah……..
a) wajib
b) sunnah
c) mubah
d) makruh
e) haram
20. Berikut adalah beberapa fungsi hadits sebagai sumber hukum Islam yang keduasettelah al- Qur’an, kecuali …..
a) Menjelaskan yang mubham dalam al- Qur’an
b) Muntakhshish keumuman dalam al- Qur’an
c) Menguatkan hukum yang ada dalam al- Qur’an
d) Membuat hukum baru yang belum ada dalam al- Qur’an
e) Meniadakan hukum dalam al- Qur’an yang berlawanan
21. Ketika semua ulama sepakat mengatakan bahwa hukum sesuatu ini haram atau halal, maka ijma; seperti ini termasuk jenis ….
a) Ijma’ fi’ly
b) Ijma; qouly
c) Ijma’ sukuty
d) Ijma’ fardy
e) Ijma’ taqriry
22. Menyatakan keharaman memukul kedua orang tua berdasarkan larangan mengatakan “ ah “ seperti yang disebutkan Q>S> al- Isra’ ayat 23 adalah termasuk ….
a) Qiyas awlawy
b) Qiyas musawy
c) Qiyas adna
d) Qiyas syibhy
e) Qiyas bayan
23. Menjaga tjuan syara’ dengan jalan menolak mafsadat ( kerusakan ) atau madharat dari makhluq adalah fungsi dari …
a) Istkhsar
b) Istishab
c) Urf
d) Maslahah Mursalah
e) Syar’u man Qoblana
24. Menghalangi orang dari perbuatan maksiat dengan menutup ( mengharamkan ) jalan kemaksiatan tersebut , adalah fungsi …
a) Madhhab shahaby
b) Dilalatul Iqtiron
c) Saddun ad- Dzarai’
d) Maslahah Mursalah
e) Istishhab
25. Tujuan dari berdirinya Khilafah adalah …
a) Mensejahterakan pemimpin dalam tugasnya
b) Menyamaratakan kekayaan rakyat
c) Memberikan hak berpolitik pada muslimin
d) Mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur
e) Mewujudkan kesejahteraan berdasarkan strata sosial
26. Salah satu fungsi majlis syuro adalah….
a) Mewakili rakyat dalam bermusyawarah dengan pemerintah
b) Menjadi oposisi pemerintah
c) Lembaga elit Negara yang absolute
d) Mengadili kepala Negara saat melakukan korupsi
e) Menertibkan peraturan pemerintah
27. Salah satu kewajiban majelis syuro sebagai lembaga tertinggi Negara adalah …
a) Membuat undang – undang bersama khalifah demi melaksanakan hokum Allah
b) Menjalankan roda pemerintahan agar sesuai dengan hukum Allah
c) Mengajukan terpidana ke mahkamah Negara
d) Menentukan hokum taklify bagi mukallaf
e) Memilih pemimpin agama untuk setiap wilayah
28. Dalam Islam , hukum berprang melawan musuh yang telah memasuki wilayah Negara dan mengancam setiap warga adalah……..
a) Wajib
b) Fardu kifayah
c) Fardhu ‘ain
d) Sunnah muakkadah
e) Sunnah ghairu muakkadah
29. Diantara etika berperang yang salah menurut Islam adalah…….
a) Membunuh musuh yang bersenjata
b) Menawan musuh yang kalah
c) Menggunakan peralatan perang yang lengkap
d) Membunuh kaum wanita dari kalangan musuh
e) Membuat penjara untuk musuh yang tertawan
30. Contoh perlakuan umat Islam terhadap ahl al- Dzimmah yang dipandang salah oleh syara’ adalah …….
a) Mewajibkan ahl al- dzimmah membayar jizyah
b) Memaksa ahl al- dzimmah tunduk kepada aturan Negara Islam
c) Membela ahl al- dzimmah ketika di dzalimi oleh orang Islam
d) Membedakan hak perlindungan antara ahl al- dzimmah dan muslimin
e) Memerangi ahl al- dzimmah yang berkhianat
31. Perhatikan potongan ayat dibawah ini !
(اعملوا ما شئتم ( فصلت : 40 )
Lafaz amar yang terdapat dalam ayat tersebut mengandung makna …
a) Pembolehan
b) Penghinaan
c) Menunjukkan kelemahan
d) Bimbingan
e) ancaman
32. Al- Qur’an :
( لا تمدن عينيك إلى متعنا به ، الحجر : 88)
Ayat tersebut adalah contoh Nahi yang bersifat :
a) Irsyad
b) Tahqir
c) Ta’jiz
d) Tahdid
e) Do’a
33. و أحل الله البيع و حرم الربا ( البقرة : 278 )
Ayat tersebut menjelaskan halalnya jual beli dan haramnya riba.
Lafadz البيع dan الربا termasuk dalam kaidah….
a) Muqayyad
b) Mubayyan
c) Amm
d) Khas
e) mufassar
34. و أقيموا الصلاة و آتوا الزكاة....
Kata as- Shalah di atas merupakan contoh lafal yang
a) Muradif
b) Muqayyad
c) Mujmal
d) Mubayyan
e) mutasyabih
35. صلوا كما رأيتموني أصلى
Jenis bayan yang terdapat dalam hadits tersebut adalah
a) بالفعل
b) بالقول
c) بالترك
d) بالإشارة
e) بالسكوت
36. Di bawah ini lafadz yang mempunyai makna muradif dengan kata الصلاة adalah …
a) الزكوة
b) الربا
c) الدعاء
d) التعبد
e) العبادة
37. و الليل إذا عسعس ( التكوير : 17 )
Lafadz عسعس termasuk musytarak , karena…..
a) Mengandung makna yang global
b) Mengandung makna yang belum jelas, pergi atau datang
c) Mengandung makna yang pasti
d) Mengandung dua makna . yaitu pergi dan datang
e) Mengadung lebih dari dua makna
38. Al- Qur’an
و الذين يظاهرون من نسائهم ثم يعودون لما قالوا فتحرير رقبة ( المجادلة : 3 )
Lafal yag bergaris mengandung makna mutlak karena ….
a) Lafal tersebut dibatsi oleh lafal lain
b) Lafal yang menunjukkan makna ganda
c) Lafal tersebut tidak terikat oleh lafal lain
d) Lafal yang tidak mungkin di takwilkan
e) Lafal tersebut memungkinkan untuk ditakwilkan
39. فمن لم يجد فصيام شهرين متتابعين من قبل أن يتماسّا... ( المجادلة : 4 )
Lafadz شهرين dalamayat tersebut termasuk muqayyad karena ……
a) Menunjukkan kewajiban berpuasa dua bulan
b) Dibolehkan berpuasa dua bulan kapan saja
c) Lafadz شهرين menjadi mudhaf ilaih dari lafadz صيام
d) Lafadz شهرين diberi sifat متتابعين
e) Lafadz شهرين dibatasi dengan lafadz من قبل أن يتماسا
40. يد الله فوق أيديهم ( الفتح : 10 )
Makna dzahir dari lafadz يد الله adalah ……
a) Ayat – ayat Allah
b) Kekuasaan Allah
c) Kebesaran Allah
d) Arsy Allah
e) Tangan Allah
41. الرحمن على العرش استوي ( طه : 5)
Takwil kata “ istawaa” dalam ayat di ats adalah ….
a) Menguasai
b) Duduk bersila
c) Bergelayut
d) Menduduki
e) meniduri
42. Diharamkan memukul kedua orang tua berdasarkan firman Allah :
فلا تقل لهما أف ( الإسراء : 23 )
Pernyataan diatas termasuk …
a) Ta’wil ayat
b) Dzahir ayat
c) Bayan ayat
d) Manthuk ayat
e) Mafhum ayat
43. Berikut ini yang bukan bagian dari syarat – syarat Nasikh adalah…
a) Nasikh berupa hokum syara’
b) Nasikh datang lebih dahulu dari mansukh
c) Nasikh lebih kuat dari mansukh atau seimbang
d) Dalil nasikh terpisah dari dalil mansukh
e) Nasikh bukan berupa Ijma’ atau Qiyas
44. Salah satu penyebab timbulnya madzhab – madzhab fikih adalah …
a) Melemahnya kemapuan berijtihad di kalangan umat Islam
b) Terjadinya peperangan antar suku setelah Nabi S.A.W. wafat
c) Dibukukannya hadits – hadits Rasulullah S.A.W
d) Nalar muslimin dalam memahami al- Qur’an meningkat
e) Terbukanya pintu ijtihad bagi setiap mujtahid
45. Sebagai salah Imam yang madzhabnya menjadi rujukan adalah Imam Malik Bin Anas. Karakteistik madzhab Maliki adalah..
a) Hanya bertumpu pada al- Qur’an dan al- Hadits
b) Lebih mendahulukan ra’yu dari pada hadits
c) Menjadikan perbuatan hokum penduduk madinah sebagai landasan hukum.
d) Berpegang teguh pada hadits , walau hadits tersebut berkedudukan ahad
e) Menggunakan ra’yu seimbang dedngan hadits
46. Ulama yang berpendapat bahwa bersentuhan kulit antara lawan jenis tidak membatalkan wudhu adalah
a) Imam Abu Hanifah
b) Imam Nawawi
c) Imam Syafi’i
d) Imam Rafi’i
e) Imam Ghozali
47. Agar seorang ulama dapat disebut mujtahid mustaqil , setelah terpenuhi syarat – syarat umum sebagai mujtahid, maka …
a) Dia harus mampu memilih pendapat yang kuat dari pendapat para Imam madzhabnya
b) Dia harus mampu beriktihad sendiri dengan menerapkan metode madzhab tertentu
c) Dia harus mampu berijtihad dalam berbagai hukum syara’ berdasarkan hasil kajiannya sendiri tanpa terikat kepada madzhab lain
d) Dia harus mampu berijtihad sendiri dalam masalah – masalah yang belum di terapkan hukumnya oleh Imam Madzhab
e) Dia boleh tidak terikat dengan madzhabnya dalam beberapa masalah furu’
48. Yang dimaksud denganistilah “ ta’arudh al – adillah “ adalah
a) Perlawanan antara logika dan nash
b) Perlawanan antara al- Quran dan as – Sunnah
c) Perlawanan antara kandungan dua dalil yang tidak bisa di kompromikan
d) Persamaan kandungan dalil – dalil yang sederajat
e) Persamaan penafsiran dalil – dalil yang satu dengan yang lain saling berlawanan
49. Jika ada dua hadits yang kontradiktif , maka diantara cara mentarjihkannya adalah ..
a) Mendahulukan hadits masyhur dari pada hadits shahih
b) Mendahhulukan hadits yang perawinya tsiqah dari pada yang perawinya tidak tsiqh
c) Meninggalkan hadits dan hanya berpegang pada nash al- Qur’an yang ayat – ayatnya tidak mutashabihat
d) Meninggalkan hadits walaupun perawinya bersifat adil
e) Mengambil hadits yang termasuk dalam al- ahadits al- qudsiyyah
50. Seseorang berwudhu mengikuti cara Imam Syafi’I , setelah berwudhu dia bersentuhan dengan wanita yang bukan muhrimnya , dia menyatakan wudlunya tidak batalberlandaskan pendapat Imam selain syafi’i. perbuatan tersebut termasuk…
a) Ijtihad
b) Qiyas
c) Taklid
d) Tarjih
e) talfik
Selasa, 29 November 2011
Selasa, 22 November 2011
DIA ( PUISI )
dia yang sering membuat hidup ini dinamis dan penuh semangat,.
dia pula yg sering menggelisahkan dengan teramat sangat...
dia bernama keinginan dan hasrat.,
dia tidak pernah sekarat.!!
Diikuti jadi makin kuat
Dijauhi jadi makin dekat
Selalu terlihat memikat
Selalu terlihat penuh nikmat
Padanya.,
Tidak perlu selalu taat.!!
OLEH AHMAD MUZAKKI KAMALIE
dia pula yg sering menggelisahkan dengan teramat sangat...
dia bernama keinginan dan hasrat.,
dia tidak pernah sekarat.!!
Diikuti jadi makin kuat
Dijauhi jadi makin dekat
Selalu terlihat memikat
Selalu terlihat penuh nikmat
Padanya.,
Tidak perlu selalu taat.!!
OLEH AHMAD MUZAKKI KAMALIE
Kamis, 03 November 2011
Memahami makna ‘Idul Adha
الخطبة الأولى
Memahami makna ‘Idul Adha
اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى جَعَلَ لِلْمُسْلِمِيْنَ عِيْدَين عيدَ الفطر و عيداْلاَضْحَى
اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ اْلمَلِكُ اْلعَظِيْمُ اْلاَكْبَرْ وَاَشْهَدٌ اَنَّ سَيِّدَناَ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اللهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَل سيدنا محمد كما صليت على سيدنا إبراهيم و على آل سيدنا إبراهيم فى العالمين إنِك حميد مجيد
اَمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَاللهِ اِتَّقُوااللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
Sidang jum’at yang dirahmati Allah
Mari kita selalu meningkatkan kualitas taqwa kita kepada Allah , dengan cara melaksanakan perintah – perintah Nya dan menjauhi larangan – larangan Nya, dan semoga kita menjadi hamba – hamba Allah yang slelau dapat melaksanakan perintah – perintah Nya . amin.
Sidang jum’at yang di rahmati Allah
Bulan ini merupakan bulan bersejarah bagi umat Islam. Pasalnya, di bulan ini kaum muslimin dari berbagai belahan dunia melaksanakan rukun Islam yang kelima. Ibadah haji adalah ritual ibadah yang mengajarkan persamaan di antara sesama. Dengannya, Islam tampak sebagai agama yang tidak mengenal status sosial. Kaya, miskin, pejabat, rakyat, kulit hitam ataupun kulit putih semua memakai pakaian yang sama. Bersama-sama melakukan aktivitas yang sama pula yakni manasik haji.
Lantunan takbir memberikan pelajaran bahwa tidak ada yang layak di sembah kecuali Allah Tuhan semesta alam
Pada hari itu, kaum muslimin dianjurkan melakukan
1. shalat sunnah dua rekaat,
2. juga dianjurkan untuk menyembelih binatang kurban bagi yang mampu.
Anjuran berkurban ini bermula dari kisah perintah Allah kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih putra terkasihnya yakni Nabi Ismail.
Peristiwa ini memberikan kesan yang mendalam bagi kita. Betapa tidak. Nabi Ibrahim yang telah menunggu kehadiran buah hati selama bertahun-tahun ternyata diuji Tuhan untuk menyembelih putranya sendiri. Nabi Ibrahim dituntut untuk memilih antara melaksanakan perintah Allah atau mempertahankan buah hati dengan konsekuensi tidak mengindahkan perintahNya.
Sebuah pilihan yang cukup dilematis. Namun karena didasari ketakwaan yang kuat, perintah Tuhanpun dilaksanakan.
Dan pada akhirnya, Nabi Ismail tidak jadi disembelih karena Allah menggantinya dengan seekor domba.
Sidang jum’at yang di rahmati Allah
Legenda mengharukan ini diabadikan dalam al Quran surat al Shaffat ayat 102-109.
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ (102) فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ (103) وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ (104) قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (105) إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ (106) وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ (107) وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآَخِرِينَ (108) سَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ (109)
Sidang jum’at yang berbahagia.
Kisah tersebut merupakan potret puncak kepatuhan seorang hamba kepada Tuhannya. Nabi Ibrahim mencintai Allah melebihi segalanya, termasuk darah dagingnya sendiri. Kecintaan Nabi Ibrahim terhadap putra kesayangannya tidak menghalangi ketaatannya kepada Tuhan. Model ketakwaan Nabi Ibrahim ini patut untuk kita teladani.
Dewasa ini banyak kita jumpai tata kehidupan yang telah menyimpang dari nilai-nilai ketuhanan dan banyak orang - orang yang menanggalkan baju ketaqwaan karena berbagai macam hal yang bersifat duniawi :seperti :
1. korupsi demi kekayaan
2. korupsi demi jabatan
3. korupsi demi melayani hawa nafsu
Dengan semangat Idul Adha, mari kita teladani sosok Nabi Ibrahim. Berusaha memaksimalkan rasa patuh dan taat terhadap ajaran agama.
Di samping itu, ada pelajaran berharga lain yang bisa dipetik dari kisah tersebut. Bahwa pesan yang tersirat dari di gantinya Nabi Ismail dengan seekor domba menandakan bahwa ajaran Islam sangat menghargai nyawa manusia.
Dan menghargai hak hidup adalah termasuk nilai – nilai yang universal dalam agama Islam.
Maka perilaku yang di pertontonkan oleh Amerika dan sekutunya , seperti Inggris , perancis , German dll yang dengan seenaknya menyerang Negara lain dengan dalih HAM, tapi menimbulkan korban jiwa adalah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai nilai universal HAM. Bahkan orang yang menyerang dengan menggunakan BOM BUNUH diri juga tidak dibenarkan dalam ajaran Islam
Sidang jum’at yang di rahmati Allah
Menyembelih binatang kurban pada ‘Idul Adha ini . pada hakekatnya mengandung dua nilai, yakni :
1. kesalehan ritual
2. kesalehan sosial.
Kesalehan ritual berarti dengan berkurban, kita telah melaksanakan perintah Tuhan yang bersifat transedental.
Sedangkan kesalehan social bisa terlihat dengan jelas dalam pembagian daging kurban.
Sehingga . Dengan disyari’atkannya kurban, kaum muslimin dilatih untuk mempertebal rasa kemanusiaan, mengasah kepekaan terhadap masalah-masalah sosial, mengajarkan sikap saling menyayangi terhadap sesama.
Meski waktu pelaksanaan penyembelihan kurban dibatasi (10-13 Dzulhijjah), namun jangan dipahami bahwa Islam membatasi solidaritas kemanusiaan. Kita harus mampu menangkap makna esensial dari pesan yang disampaikan teks, bukan memahami teks secara literal. Oleh karenanya, semangat untuk terus ’berkurban’ senantiasa kita langgengkan pasca Idul Adha.
Saat ini kerap kita jumpai, banyak kaum muslimin yang hanya berlomba meningkatkan kualitas kesalehan ritual tanpa diimbangi dengan kesalehan sosial. Banyak umat Islam yang hanya rajin shalat, puasa bahkan mampu ibadah haji berkali-kali, namun tidak peduli dengan masyarakat sekitarnya. Sebuah fenomena yang menyedihkan. Mari kita jadikan Idul Adha sebagai momentum untuk meningkatkan dua kesalehan sekaligus yakni kesalehan ritual dan kesalehan sosial.
أعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطنِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ. إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بما فيه مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ.
الخطبة الثانية
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ.
وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلىَ رِضْوَانِهِ.
اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَِثيْرًا
اَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى
وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ المُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى " اِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا".
اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ اَبِى بَكْرٍوَعُمَروَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَي يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ
اللهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ.
اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ.
رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ.
عِبَادَاللهِ ! اِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرْ
Memahami makna ‘Idul Adha
اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى جَعَلَ لِلْمُسْلِمِيْنَ عِيْدَين عيدَ الفطر و عيداْلاَضْحَى
اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ اْلمَلِكُ اْلعَظِيْمُ اْلاَكْبَرْ وَاَشْهَدٌ اَنَّ سَيِّدَناَ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اللهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَل سيدنا محمد كما صليت على سيدنا إبراهيم و على آل سيدنا إبراهيم فى العالمين إنِك حميد مجيد
اَمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَاللهِ اِتَّقُوااللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
Sidang jum’at yang dirahmati Allah
Mari kita selalu meningkatkan kualitas taqwa kita kepada Allah , dengan cara melaksanakan perintah – perintah Nya dan menjauhi larangan – larangan Nya, dan semoga kita menjadi hamba – hamba Allah yang slelau dapat melaksanakan perintah – perintah Nya . amin.
Sidang jum’at yang di rahmati Allah
Bulan ini merupakan bulan bersejarah bagi umat Islam. Pasalnya, di bulan ini kaum muslimin dari berbagai belahan dunia melaksanakan rukun Islam yang kelima. Ibadah haji adalah ritual ibadah yang mengajarkan persamaan di antara sesama. Dengannya, Islam tampak sebagai agama yang tidak mengenal status sosial. Kaya, miskin, pejabat, rakyat, kulit hitam ataupun kulit putih semua memakai pakaian yang sama. Bersama-sama melakukan aktivitas yang sama pula yakni manasik haji.
Lantunan takbir memberikan pelajaran bahwa tidak ada yang layak di sembah kecuali Allah Tuhan semesta alam
Pada hari itu, kaum muslimin dianjurkan melakukan
1. shalat sunnah dua rekaat,
2. juga dianjurkan untuk menyembelih binatang kurban bagi yang mampu.
Anjuran berkurban ini bermula dari kisah perintah Allah kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih putra terkasihnya yakni Nabi Ismail.
Peristiwa ini memberikan kesan yang mendalam bagi kita. Betapa tidak. Nabi Ibrahim yang telah menunggu kehadiran buah hati selama bertahun-tahun ternyata diuji Tuhan untuk menyembelih putranya sendiri. Nabi Ibrahim dituntut untuk memilih antara melaksanakan perintah Allah atau mempertahankan buah hati dengan konsekuensi tidak mengindahkan perintahNya.
Sebuah pilihan yang cukup dilematis. Namun karena didasari ketakwaan yang kuat, perintah Tuhanpun dilaksanakan.
Dan pada akhirnya, Nabi Ismail tidak jadi disembelih karena Allah menggantinya dengan seekor domba.
Sidang jum’at yang di rahmati Allah
Legenda mengharukan ini diabadikan dalam al Quran surat al Shaffat ayat 102-109.
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ (102) فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ (103) وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ (104) قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (105) إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ (106) وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ (107) وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآَخِرِينَ (108) سَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ (109)
Sidang jum’at yang berbahagia.
Kisah tersebut merupakan potret puncak kepatuhan seorang hamba kepada Tuhannya. Nabi Ibrahim mencintai Allah melebihi segalanya, termasuk darah dagingnya sendiri. Kecintaan Nabi Ibrahim terhadap putra kesayangannya tidak menghalangi ketaatannya kepada Tuhan. Model ketakwaan Nabi Ibrahim ini patut untuk kita teladani.
Dewasa ini banyak kita jumpai tata kehidupan yang telah menyimpang dari nilai-nilai ketuhanan dan banyak orang - orang yang menanggalkan baju ketaqwaan karena berbagai macam hal yang bersifat duniawi :seperti :
1. korupsi demi kekayaan
2. korupsi demi jabatan
3. korupsi demi melayani hawa nafsu
Dengan semangat Idul Adha, mari kita teladani sosok Nabi Ibrahim. Berusaha memaksimalkan rasa patuh dan taat terhadap ajaran agama.
Di samping itu, ada pelajaran berharga lain yang bisa dipetik dari kisah tersebut. Bahwa pesan yang tersirat dari di gantinya Nabi Ismail dengan seekor domba menandakan bahwa ajaran Islam sangat menghargai nyawa manusia.
Dan menghargai hak hidup adalah termasuk nilai – nilai yang universal dalam agama Islam.
Maka perilaku yang di pertontonkan oleh Amerika dan sekutunya , seperti Inggris , perancis , German dll yang dengan seenaknya menyerang Negara lain dengan dalih HAM, tapi menimbulkan korban jiwa adalah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai nilai universal HAM. Bahkan orang yang menyerang dengan menggunakan BOM BUNUH diri juga tidak dibenarkan dalam ajaran Islam
Sidang jum’at yang di rahmati Allah
Menyembelih binatang kurban pada ‘Idul Adha ini . pada hakekatnya mengandung dua nilai, yakni :
1. kesalehan ritual
2. kesalehan sosial.
Kesalehan ritual berarti dengan berkurban, kita telah melaksanakan perintah Tuhan yang bersifat transedental.
Sedangkan kesalehan social bisa terlihat dengan jelas dalam pembagian daging kurban.
Sehingga . Dengan disyari’atkannya kurban, kaum muslimin dilatih untuk mempertebal rasa kemanusiaan, mengasah kepekaan terhadap masalah-masalah sosial, mengajarkan sikap saling menyayangi terhadap sesama.
Meski waktu pelaksanaan penyembelihan kurban dibatasi (10-13 Dzulhijjah), namun jangan dipahami bahwa Islam membatasi solidaritas kemanusiaan. Kita harus mampu menangkap makna esensial dari pesan yang disampaikan teks, bukan memahami teks secara literal. Oleh karenanya, semangat untuk terus ’berkurban’ senantiasa kita langgengkan pasca Idul Adha.
Saat ini kerap kita jumpai, banyak kaum muslimin yang hanya berlomba meningkatkan kualitas kesalehan ritual tanpa diimbangi dengan kesalehan sosial. Banyak umat Islam yang hanya rajin shalat, puasa bahkan mampu ibadah haji berkali-kali, namun tidak peduli dengan masyarakat sekitarnya. Sebuah fenomena yang menyedihkan. Mari kita jadikan Idul Adha sebagai momentum untuk meningkatkan dua kesalehan sekaligus yakni kesalehan ritual dan kesalehan sosial.
أعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطنِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ. إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بما فيه مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ.
الخطبة الثانية
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ.
وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلىَ رِضْوَانِهِ.
اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَِثيْرًا
اَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى
وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ المُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى " اِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا".
اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ اَبِى بَكْرٍوَعُمَروَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَي يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ
اللهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ.
اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ.
رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ.
عِبَادَاللهِ ! اِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرْ
Selasa, 18 Oktober 2011
Sabtu, 01 Oktober 2011
My Sweet Honey , Mom of my Children
OUT BOND OBY
Minggu, 10 Juli 2011
KAU YANG SELALU
Wahai yang selalu dihatiku
Wahai yang selalu menemaniku
Wahai yang selalu menunjukiku menuju jalan Mu
Wahai yang selalu mengingatku
Wahai yang selalu ada di sampingku
Wahai yang selalu ada saat aku membutuhkan Mu
Wahai yang selalu tidak pernah memarahiku karena permintaanku
Wahai yang selalu sabar mendidikku
Wahai yang selalu memaafkan akan segala dosa – dosaku
Wahai yang selalu ku butuhkan dalam setiap nafasku
Kau yang selalu aku rindukan
Kau selalu membuatku merindu
Dalam tapak – tapak langkah kakiku
Ku bermohon pada Mu untuk selalu mengingatku
Itulah pintaku pada Mu
Semoga……….. Kau berkenan dengan Ku
Wahai yang selalu menemaniku
Wahai yang selalu menunjukiku menuju jalan Mu
Wahai yang selalu mengingatku
Wahai yang selalu ada di sampingku
Wahai yang selalu ada saat aku membutuhkan Mu
Wahai yang selalu tidak pernah memarahiku karena permintaanku
Wahai yang selalu sabar mendidikku
Wahai yang selalu memaafkan akan segala dosa – dosaku
Wahai yang selalu ku butuhkan dalam setiap nafasku
Kau yang selalu aku rindukan
Kau selalu membuatku merindu
Dalam tapak – tapak langkah kakiku
Ku bermohon pada Mu untuk selalu mengingatku
Itulah pintaku pada Mu
Semoga……….. Kau berkenan dengan Ku
GAK SERU , GAK ADA MAS ( MAS AAB )
malam ini , hari Ahad , tanggal 10 Juli 2011 , sehabis magrib saya mengantar Aab ke pesantren untuk memulai tahun ajaran baru di pesantren Darunnajah , setelah menghabiskan waktu sekitar 2 minggu liburan semester dua.
Sebelum berangkat , saya suruh Aab untuk meminta izin dan pamit kepada Ibunya dan adik - adik nya, maka Aab bergegas untuk meminta izin dengan berjabat tangan dan mencium adik - adik nya , yaitu Robbby muntaha Al Muthofa dan Nayla mUnaya Al- Musthofa . setel;ah selesai prosesi izin , maka Aab mengankat tasnya dan sambil keluar dengan menutup pintu , dan kamipun naik Motor Vario menuju Darunnajah , kira - kira perjalanan sudah sampai lebih dari 50 meter Dari rumah di jalan haji Gari , saya bertanya , " ada yang ketinggalan , gak ? " dengan serta merta Aab ingat kalo ada yang ketinggalan " oooh , ya , sabuk, yah , ketinggalan " langsung saya berbalik arah menuju rumah kembali , saya tanya lalgi " apa lagi yang masih belum di bawa " maka muncullah sepatu olah raga , handuk , sprei kasur adalah barang - barang yang ketinggalan.
Sesampai di rumah , saya mendapati Obi sedang menangis tersedu - sedu , dan Ibunya pun langsung menerangkan ke saya bahwa Obi menangis sesaat setelah Mas nya menutup pintu depan dan mengatakan bahwa ga ada mas ga seru . Ibunya menjelaskan " kan ada ayah " Obi langsung menjawab " Ayah pulangnya malam terus " Ibunya juga masih terus memberi pemahaman ke Obi dengan mengatakan " kalo ada Mas di rumah , berantem mlulu , kalo gak ada mencari - cari , gimana nii" ? dan saya pun juga menimpali " gak usah sedih , khan nanti dan besuk bisa ketemu lagi di Pesantren , di BPS ( Biro Pengasuhan Santri )
Ketika persiapan kedua telah selesai , maka Aab saya suruh untuk pamit dan mencium adiknya lagi , dan langsung menuju tempat tukang potong rambut sebelum masuk pesantren , sebab , biar rapi rambutnya dan tentunya Aab tambah Ganteng.
Sesampai nya di depan parkir , Aab pun turun dan minta jalan sendiri tanpa di temani oleh saya.
demikian kisah hari ini , semoga perjalan anak - anak kami dalam menempuh dan menuntut ilmu ini bisa di berikan kemudahahn dan keberkahan oleh Allah subhanahu wata'aala. dan semoga kerinduan terhadap keluarga tetap ada di kalbu masing - masing keluarga kami untuk menuju ridho Ilahi . amin
Sebelum berangkat , saya suruh Aab untuk meminta izin dan pamit kepada Ibunya dan adik - adik nya, maka Aab bergegas untuk meminta izin dengan berjabat tangan dan mencium adik - adik nya , yaitu Robbby muntaha Al Muthofa dan Nayla mUnaya Al- Musthofa . setel;ah selesai prosesi izin , maka Aab mengankat tasnya dan sambil keluar dengan menutup pintu , dan kamipun naik Motor Vario menuju Darunnajah , kira - kira perjalanan sudah sampai lebih dari 50 meter Dari rumah di jalan haji Gari , saya bertanya , " ada yang ketinggalan , gak ? " dengan serta merta Aab ingat kalo ada yang ketinggalan " oooh , ya , sabuk, yah , ketinggalan " langsung saya berbalik arah menuju rumah kembali , saya tanya lalgi " apa lagi yang masih belum di bawa " maka muncullah sepatu olah raga , handuk , sprei kasur adalah barang - barang yang ketinggalan.
Sesampai di rumah , saya mendapati Obi sedang menangis tersedu - sedu , dan Ibunya pun langsung menerangkan ke saya bahwa Obi menangis sesaat setelah Mas nya menutup pintu depan dan mengatakan bahwa ga ada mas ga seru . Ibunya menjelaskan " kan ada ayah " Obi langsung menjawab " Ayah pulangnya malam terus " Ibunya juga masih terus memberi pemahaman ke Obi dengan mengatakan " kalo ada Mas di rumah , berantem mlulu , kalo gak ada mencari - cari , gimana nii" ? dan saya pun juga menimpali " gak usah sedih , khan nanti dan besuk bisa ketemu lagi di Pesantren , di BPS ( Biro Pengasuhan Santri )
Ketika persiapan kedua telah selesai , maka Aab saya suruh untuk pamit dan mencium adiknya lagi , dan langsung menuju tempat tukang potong rambut sebelum masuk pesantren , sebab , biar rapi rambutnya dan tentunya Aab tambah Ganteng.
Sesampai nya di depan parkir , Aab pun turun dan minta jalan sendiri tanpa di temani oleh saya.
demikian kisah hari ini , semoga perjalan anak - anak kami dalam menempuh dan menuntut ilmu ini bisa di berikan kemudahahn dan keberkahan oleh Allah subhanahu wata'aala. dan semoga kerinduan terhadap keluarga tetap ada di kalbu masing - masing keluarga kami untuk menuju ridho Ilahi . amin
Langganan:
Postingan (Atom)