banyak yang salah faham tentang nafsu , sebagian diantara kita mengatakan bahwa nafsu adalah musuh yang harus di musnahkan dari kehidupan manusia , tapi sebagian lain mengatakan bahwa nafsu itu sebagai teman orang - orang yang beriman.
mengapa sebagai teman orang - orang yang beriman ? alasan yang dipakai adalah bahwa diantara hamba Allah yang diberi nafsu adalah manusia , maka Allah berbuat sesuatu itu mesti ada tujuan yang di kandung di dalampenciptaan tersebut. kita mengetahui bersama , bahwa Malaikat - malaikat itu tidak diberi nafsu oleh Allah , sehingga kualitasnya sebagai hamba Allah tidak meningkat, hal ini disebabkan tidak tantangan yang dihadapi oleh Malaikat. Berbeda dengan manusia , sebagai hamba Allah yang diberi Nafsu , maka manusia lebih mempunyai tantangan dalam menghadapi kehidupan di dunia ini dalam kaitannya dengan ketaatan kepada Allah. Dari sini kita mengetahui bahwa kualitas makhluq yang tidak diberi tantangan dengan yang diberi tantangan denganyang tidak diberi tantangan tentu akan jauh berbeda dari sisi kualitas maupun balasan . Jka malaikat tidak diberi tantangan dan lulus dalam mengerjakanperintah Allah , maka itu wajar, tapi jika manusia lulus dalam menjalankan syari'at yang telah di tetapkan oleh Allah dengan segala tantangn yang ada padanya , maka itu sungguh luar biasa.
Maka jangan salah faham dalam memahami nafsu. Jadikanlah nafsu itu sebagai patner dalam meningkatkan kualitas kemanusiaan kita , untuk menggapai ridho Nya.
dalam surat al- Fajr disebutkan sebagai berikut :
27. Hai jiwa yang tenang.
28. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.
29. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku,
30. Masuklah ke dalam syurga-Ku.
wassalam.
Selasa, 09 September 2008
Langganan:
Postingan (Atom)