pada bulan ramadahn 1429 H atau bertepatan dengan tahun 2008 M. terjadi suatu kisah yang menggelikan sekaligus menggusarkan . bagaimana tidak , pada saat orang sibuk beribadah untuk meningkatkan ketakwaan masing - masing individu , ini orang malah sibuk mencari tambahan dana untuk pulang kampung dengan cara menipu dengan berkedok casting untuk tukar fikiran dengan UJ ( ust Jefri Al- Bukhari )
Cerita begini. pada tiga hari sebelum Syawal datanglah seseorang yang bernama kardi ( bukan nama sebenarnya ) ke sebuah kontrakan yang dihuni oleh pasangan keluarga muda dan bertanya :
Kardi ; apa disini ada kontrakan yang kosong .saya mau mengontrak untuk keluarga saya . tanya orang tersebut yang mengenakan pakaian perlente bak seorang publik figur
ada pak . jawab si pengontrak rumah itu, sebut saja namanya Wafa ( bukan nama sebenarnya ) dengan nada menyakinkan kepada kardi
di tengah pembicaraan yang hangat tersebut , berbunyilah telpon seluler pak kardi , dan pak kardi langsung menganggkat terlpon tersebut dan berkata :
ya pak , maaf ini , kami masih cari kontrakakan untuk keluarga saya , suara terputus untuk mendengarkan komentar si penelpon , dan lagi pak kardi menjawab " ok , pak . untuk tugas itu , saya juga sedang berusaha , insayaalllah akan kami usahakan hari bisa kelar dan dapat orangnya ". Pak . wafa hanya bengong saja ketika mendengarkan percakapan lewat HP tanpa tahu apa yang dimaksud oleh si penelpon.
selang beberapa saat , Pak. kardi membuka pembicaraan kembali , " maaf pak, itu tadi telpon dari bos saya yang ada di Studio Indosiar, kebetulan beliau sedang mencari ustadz yang kira - kira bisa untuk di duaetkan dengan ustadz Jefry al- Bukahari dalam acara bincang - bincang di Indosiar"
Pada saat itu dikontrakan pak Wafa sedang ada Mertuanya yang baru saja datang dan berkomentar " Ooooh , kalu begitu , ini saja , menantu saya , dia juga alumni pesantren kok dan mengerti tentang agama , soalnya setelah sekolah di Pesantren , dia juga melanjutkan kualiah di Jurusan Syari'ah , jadi pas "
tapi buru - buru Pak , Wafa nimpalin " gak ah , saya gak cocok dengan yang seperti ini , lagian saya belum punya pengalaman untuk itu "
Mertuanya tidak tinggal diam , dan malah mendesak Pak Wafa untuk menerima tawaran itu , Padahal Pak Kardi belum ada firasat untuk menduetkan UJ dengan pak Wafa.
setelah pikir - pikir panjang , Pak Wafa akhirnya mau menerima tawaran itu.
Setelah itu , Pak Kardi memberitahukan pada Pak Wafa " Ok , pak Kalu begitu , tapi kalu bisa agar menggunakan pakain KOKO yang cupuk baik, dan juga kalu bisa supaya membawa kira - kira 4 orang lagi untuk figuran , dan berangkatnya besok sore jam 16.00"
OK pak. Kardi ; jawab Pak Wafa dengan hati yang berbahagia , sebab akan masuk TV dan bertatap langsung dengan UJ yang selama ini hanya bisa di lihat di layar TV , tapi yang lebih membahagiaankan lagi adalah bisa meningkatkan martabatnya , dan juga tambah dana untuk pulang , sebab per spisode akan di bayar 250 ribu, pikir pak Wafa.
Maka, pada sore hari pak Wafa sibuk untuk mencari pinjaman baju KOKO yang baik , sebab saat itu pak Wafa punya baju Koko yang kurang layak dipakai jika untuk nongol di TV ( pikir pak Wafa ), dan sekaligus mencari peserta untuk figuran 4 orang.
Pada waktu yang dijanjikan , Pak wafa berangkat bersama dengan 4 orang calon figuran dana sekaligus mertua. tentunya dengan Pak Kardi.
di tengah perjalanan , Pak kardi menawar angkutan untuk mengankut mereka ke sebuah Mall yang di janjikan untuk mengadakan casting, dan pada saat itu terjadi percakapan alot antara pak Kardi dengar sopir angkot yang mau mengangkut mereka. dan pada akhirnya terjadi kesepakatan harga , merekapun berangkat ke Mall , yang pak Wafa pun belum pernah ke Mall tersebut, karena kebetulan pak Wafa dan keluraganya tinggal di wilayah jakarta /selatan.
Sesampaianya di Mall , mereka pun turun dan mobil angkot menunggu di tempat parkir , guna mengangkut mereka jika telah selesai casting.
pada saat mereka udah sampai di Mall , merekapun di suruh menunggu di tempat tertentu , dan dengan kecerdikan serta ketenangan pak Kardi , maka pak Kardi mulai melaksanakan akal bulusnya, dengan mengatakan " Bapak - bapak , saya ingin membelikan vocer untuk beberapa HP bapak , tapi jangan sampai ngomong ke Bos saya jika ketemu Bos saya . Anggap saja itu sebuah hadiah kecil dari saya karena ada acara ini , dan bisa melibatkan bapak - bapak pada acara ini " dengan tanpa curiga , maka beberapa orang tersebut langsung menyerahkan HP nya ke Pak Kardi ( mertuanya Pak Wafa dengan HP yang bagus , Pak Wafa sendiri dan dua temannya ) wal hasil HP yang dibawa sama Pak Kardi itu jumlahnya ada 4 buah.
Setelah HP dibawa pakKardi untuk dibelkan vocer , merakapun di suruh menunggu di tempat tersebut. tapi yang aneh , orang tersebut di tunggu sampai dua jam tak kunjung nongol lagi , maka mulailah pak Wafa dan teman - teman mulai usar dan tanda tanya dalam pikirnya " jangan - jangan ini model model baru dalam penipuan " dan betul , samapi malam Pak Kardi tidak nongol , apalagi UJ.
maka mereka pun mendatangi angkot , yang sedianya minta diantar pulang, eeeeee boro boro diantar pulang , malah dapat omelan dan dampratan dari sopir angkot , sebab sopir angkot juga merasa di tipu dengan mereka.
Akhirnya , mereka pulang kerumah dengan membawa setumpuk kemarahan dan kejengkelan. HP satu- satunya hilang , tidak ketemu UJ , capek , ongkos untuk pulang kampung berkurang , diomelin sama sopir angkot , ditambah lagi rasa malu yang tidak karuan.
itulah sepenggalkisah untuk di renungkan dan berhati - hati bagi para teman - teman yang sempat membaca kisah menyedihkan dari teman saya ini.
moga manfaat.
Selasa, 14 Oktober 2008
Selasa, 09 September 2008
Nafsu
banyak yang salah faham tentang nafsu , sebagian diantara kita mengatakan bahwa nafsu adalah musuh yang harus di musnahkan dari kehidupan manusia , tapi sebagian lain mengatakan bahwa nafsu itu sebagai teman orang - orang yang beriman.
mengapa sebagai teman orang - orang yang beriman ? alasan yang dipakai adalah bahwa diantara hamba Allah yang diberi nafsu adalah manusia , maka Allah berbuat sesuatu itu mesti ada tujuan yang di kandung di dalampenciptaan tersebut. kita mengetahui bersama , bahwa Malaikat - malaikat itu tidak diberi nafsu oleh Allah , sehingga kualitasnya sebagai hamba Allah tidak meningkat, hal ini disebabkan tidak tantangan yang dihadapi oleh Malaikat. Berbeda dengan manusia , sebagai hamba Allah yang diberi Nafsu , maka manusia lebih mempunyai tantangan dalam menghadapi kehidupan di dunia ini dalam kaitannya dengan ketaatan kepada Allah. Dari sini kita mengetahui bahwa kualitas makhluq yang tidak diberi tantangan dengan yang diberi tantangan denganyang tidak diberi tantangan tentu akan jauh berbeda dari sisi kualitas maupun balasan . Jka malaikat tidak diberi tantangan dan lulus dalam mengerjakanperintah Allah , maka itu wajar, tapi jika manusia lulus dalam menjalankan syari'at yang telah di tetapkan oleh Allah dengan segala tantangn yang ada padanya , maka itu sungguh luar biasa.
Maka jangan salah faham dalam memahami nafsu. Jadikanlah nafsu itu sebagai patner dalam meningkatkan kualitas kemanusiaan kita , untuk menggapai ridho Nya.
dalam surat al- Fajr disebutkan sebagai berikut :
27. Hai jiwa yang tenang.
28. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.
29. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku,
30. Masuklah ke dalam syurga-Ku.
wassalam.
mengapa sebagai teman orang - orang yang beriman ? alasan yang dipakai adalah bahwa diantara hamba Allah yang diberi nafsu adalah manusia , maka Allah berbuat sesuatu itu mesti ada tujuan yang di kandung di dalampenciptaan tersebut. kita mengetahui bersama , bahwa Malaikat - malaikat itu tidak diberi nafsu oleh Allah , sehingga kualitasnya sebagai hamba Allah tidak meningkat, hal ini disebabkan tidak tantangan yang dihadapi oleh Malaikat. Berbeda dengan manusia , sebagai hamba Allah yang diberi Nafsu , maka manusia lebih mempunyai tantangan dalam menghadapi kehidupan di dunia ini dalam kaitannya dengan ketaatan kepada Allah. Dari sini kita mengetahui bahwa kualitas makhluq yang tidak diberi tantangan dengan yang diberi tantangan denganyang tidak diberi tantangan tentu akan jauh berbeda dari sisi kualitas maupun balasan . Jka malaikat tidak diberi tantangan dan lulus dalam mengerjakanperintah Allah , maka itu wajar, tapi jika manusia lulus dalam menjalankan syari'at yang telah di tetapkan oleh Allah dengan segala tantangn yang ada padanya , maka itu sungguh luar biasa.
Maka jangan salah faham dalam memahami nafsu. Jadikanlah nafsu itu sebagai patner dalam meningkatkan kualitas kemanusiaan kita , untuk menggapai ridho Nya.
dalam surat al- Fajr disebutkan sebagai berikut :
27. Hai jiwa yang tenang.
28. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.
29. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku,
30. Masuklah ke dalam syurga-Ku.
wassalam.
Minggu, 04 Mei 2008
mengingatkan
Children Learn What They Live
( Anak-Anak Belajar dari Kehidupannya )
· Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki
· Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi
· Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri
· Jika anak dibesarkan dengan hinaan, ia belajar menyesali diri
· Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri
· Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri
· Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai
· Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, ia belajar keadilan
· Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan
· Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi diri
· Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan
Dorothy Law Nolte
( Anak-Anak Belajar dari Kehidupannya )
· Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki
· Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi
· Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri
· Jika anak dibesarkan dengan hinaan, ia belajar menyesali diri
· Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri
· Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri
· Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai
· Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, ia belajar keadilan
· Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan
· Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi diri
· Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan
Dorothy Law Nolte
Selasa, 08 April 2008
karena wanita
ada ungkapan dalam bahasa arab yang disampaikan Imam ali Karamallahu wajhahu yaitu :
النظرة الأولى لك و الثانية عليك
secara garis besar ungkapan tersebut berarti " melihat sekilas kepada lawan jenis ( laki - laki kepada perempuan atau sebaliknya ) dengan tanpa di sengaja adalah ibarat sebuah anugrah dari Allah , namun jika di teruskan akan menjadi sebuah godaan yang menjadi penghancur bagi orang tersebut "
Jika di renungkan dengan baik , maka banyak sekali orang - orang yang terjerumus kepada kehancuran dan kebiadaban dan tindakakan yang tidak masuk akal , disebabkan oleh godaan lawan jenis , baik laki - laki tergoda oleh perempuan atau perempuan tergoda oleh laki - laki . demikianlah tipu muslihat syetan dan iblis , dijadikanlah hal - hal yang dilarang menjadi sebuah kenikmatan semu.
saya jadi teringat cerita yang selalu diungkapkan oleh guru - guru agama saya tentang pendeta yang bernama " Barseso " yaitu pendeta yang alim dan baik hati , tapai harus berakhir kehidupannya dengan cara bunuh diri karena tidak sanggup menggung malu karena telah berbuat yang tidak senonoh dengan seorang perempuan , yang pada hakekaktnya adalah tipu muslihat iblis yang ingin sekali menggelincirkan pendeta tersebut, dengan cara menjadikan seorang perempuan cantik sakit yang tidak mungkin sembuh kecuali diobati oleh pendeta terbut, lama kelamaan pendeta tersebut terpikat dan terpesona oleh perempuan dan berbuat sesuatu yang dilarang oleh sari'at.
Hal ini pula yang sekarang menjadi perhatian orang terdekat dengan saya , tentang adiknya yang menghilang dari rumah hanya karena di nasehati agar kaalu berpacaran menjaga etika ketimuran dan agama yang kita anut yaitu agama Islam , dan jika ingin menikah , agar menunggu kakanya dulu , karena kakaknya belum menikah , dan beban orang tua juga tidak terlalu berat . tapi mungkin menanggapnya dengan satu pandangan yaitu , kami , keluarga kakaknya ini dianggap sebagai penghalang dan sebagainya. sehingga dia juga meninggalkan pekerjaannya yang sudah dianggap lumayan untuk ukuran remaja yang maswih berusia 20 tahunan , itupun dilakukan tanpa ada basa basi , tanpa kata - kata dan tanpa ucapan terima kasih atau ucapan maaf jika berbuat kesalahan.
itu semua , menurut saya karena adanya cinta buta , karena wanita , dan fikiran yang pendek ketika menghadapai sesuatu dan tidak bisa berfikir panjang.
Tapi yang jelas kami , keluarga Kakaknya telah mengingatkan dengan baik menurut penilaian yang ada pada kami , terlepas bahwa ungkapan kami dianggap baik atau tidak , tapi kami sudah bebas dari tanggung jawab dan tuntutan sebagai seorang yang juga ingan berbuat baik kepada keluarga dan kakak dan adik - aadik
sebagai kesimpualan , itu karena wanita , sdan juga apa yang kita anggap baik belum tentu orang lain menganggapnya baik.
kepada Mu yang Allah kuserahkan semua , بيدك الخير
النظرة الأولى لك و الثانية عليك
secara garis besar ungkapan tersebut berarti " melihat sekilas kepada lawan jenis ( laki - laki kepada perempuan atau sebaliknya ) dengan tanpa di sengaja adalah ibarat sebuah anugrah dari Allah , namun jika di teruskan akan menjadi sebuah godaan yang menjadi penghancur bagi orang tersebut "
Jika di renungkan dengan baik , maka banyak sekali orang - orang yang terjerumus kepada kehancuran dan kebiadaban dan tindakakan yang tidak masuk akal , disebabkan oleh godaan lawan jenis , baik laki - laki tergoda oleh perempuan atau perempuan tergoda oleh laki - laki . demikianlah tipu muslihat syetan dan iblis , dijadikanlah hal - hal yang dilarang menjadi sebuah kenikmatan semu.
saya jadi teringat cerita yang selalu diungkapkan oleh guru - guru agama saya tentang pendeta yang bernama " Barseso " yaitu pendeta yang alim dan baik hati , tapai harus berakhir kehidupannya dengan cara bunuh diri karena tidak sanggup menggung malu karena telah berbuat yang tidak senonoh dengan seorang perempuan , yang pada hakekaktnya adalah tipu muslihat iblis yang ingin sekali menggelincirkan pendeta tersebut, dengan cara menjadikan seorang perempuan cantik sakit yang tidak mungkin sembuh kecuali diobati oleh pendeta terbut, lama kelamaan pendeta tersebut terpikat dan terpesona oleh perempuan dan berbuat sesuatu yang dilarang oleh sari'at.
Hal ini pula yang sekarang menjadi perhatian orang terdekat dengan saya , tentang adiknya yang menghilang dari rumah hanya karena di nasehati agar kaalu berpacaran menjaga etika ketimuran dan agama yang kita anut yaitu agama Islam , dan jika ingin menikah , agar menunggu kakanya dulu , karena kakaknya belum menikah , dan beban orang tua juga tidak terlalu berat . tapi mungkin menanggapnya dengan satu pandangan yaitu , kami , keluarga kakaknya ini dianggap sebagai penghalang dan sebagainya. sehingga dia juga meninggalkan pekerjaannya yang sudah dianggap lumayan untuk ukuran remaja yang maswih berusia 20 tahunan , itupun dilakukan tanpa ada basa basi , tanpa kata - kata dan tanpa ucapan terima kasih atau ucapan maaf jika berbuat kesalahan.
itu semua , menurut saya karena adanya cinta buta , karena wanita , dan fikiran yang pendek ketika menghadapai sesuatu dan tidak bisa berfikir panjang.
Tapi yang jelas kami , keluarga Kakaknya telah mengingatkan dengan baik menurut penilaian yang ada pada kami , terlepas bahwa ungkapan kami dianggap baik atau tidak , tapi kami sudah bebas dari tanggung jawab dan tuntutan sebagai seorang yang juga ingan berbuat baik kepada keluarga dan kakak dan adik - aadik
sebagai kesimpualan , itu karena wanita , sdan juga apa yang kita anggap baik belum tentu orang lain menganggapnya baik.
kepada Mu yang Allah kuserahkan semua , بيدك الخير
Kamis, 03 April 2008
kasihan mereka
saat itu kira - kira jam 18.00 , dan sudah waktu nya untuk melaksanakan sholat magrib , bagi yang memeluk agama Islam. Tapi yang terjadi saat itu para anak - anak tanggung , kira kira umur mereka antara 14 - 15 tahun an , dengan asiknya berpakaian layaknya para preman yang sedang mempertontonkan perilakunya yang liar , ada yang merokok , yang teriak - teriak , dan atau ada yang berlagak seperti jagoan, baju tidak di kancingkan , kaos oblong , ikat kepala , dan tidak ketinggalan sepatu .
Dan yang menyedihkan lagi , ada anak - anak perempuan yang seharusnya masih di bawah bimbingan orang tua , dirumah tuk belajar , ibadah dan bentuk kasih sayang lainnya dari orang tua , tapi mereka malah gantian merokok dengan teman - teman laki - lakinya.
Jika keadaan para generasi muda yang ada sekarang seperti itu , tanpa moral , hilang kendali dan rasa hormat kepada orang tua , lingkungan dan diri sendiri , apa jadinya nanti kira - kira sepuluh tahun , 20 tahun ayang kan datang, akankah masih ada hari depan yang sehat bagi orang - orang setelah kita ?
saya kembalai berfikir , siapa yang salah dengan keadaan seperti ini ? orang tua ? sistem pendidikan Indonesia ? gurunya ? atau siapa yang harus di salahkan.
Tapi yang jelas , masing - masing kita seharusnya mempunyai tanggung jawab , bukan hanya guru , atau orang tua saja , atau lingkungan . semua bertanggun jawab.
kasihan mereka jika hidup hanya sekedar hidup , tanpa arti , tanpa makna.
ada pepatah yang diberikan oleh guru saya dulu
HIDUP SEKALI HIDUPLAH YANG BERARTI.
Dan yang menyedihkan lagi , ada anak - anak perempuan yang seharusnya masih di bawah bimbingan orang tua , dirumah tuk belajar , ibadah dan bentuk kasih sayang lainnya dari orang tua , tapi mereka malah gantian merokok dengan teman - teman laki - lakinya.
Jika keadaan para generasi muda yang ada sekarang seperti itu , tanpa moral , hilang kendali dan rasa hormat kepada orang tua , lingkungan dan diri sendiri , apa jadinya nanti kira - kira sepuluh tahun , 20 tahun ayang kan datang, akankah masih ada hari depan yang sehat bagi orang - orang setelah kita ?
saya kembalai berfikir , siapa yang salah dengan keadaan seperti ini ? orang tua ? sistem pendidikan Indonesia ? gurunya ? atau siapa yang harus di salahkan.
Tapi yang jelas , masing - masing kita seharusnya mempunyai tanggung jawab , bukan hanya guru , atau orang tua saja , atau lingkungan . semua bertanggun jawab.
kasihan mereka jika hidup hanya sekedar hidup , tanpa arti , tanpa makna.
ada pepatah yang diberikan oleh guru saya dulu
HIDUP SEKALI HIDUPLAH YANG BERARTI.
kasihan mereka
saat itu kira - kira jam 18.00 , dan sudah waktu nya untuk melaksanakan sholat magrib
Sabtu, 29 Maret 2008
Partnership for school
sejujurnya aku sangat pengin ke Amerika melalui program p4school ini, tapi kadang - kadang pesimis juga , karena kemampuan bahasa yang aku punya , khususnya bahasa Inggris tidak begitu baik dibanding dengan mereka - mereka yang ada , apalagi sebagian memereka adalah guru bahasa Inggris , adanya yang sudah beberapa kali ke luar negeri dan sebagainya.
Tapi , klo diiigat lagi , ngapain harus pesimis , toh kalo itu jadi rezeki saya , juga gak kan kemana - mana, mga aja ini jadi rezeki saya . yang pasti tidak akan di tolak.......... biar tahu kehidupan dan budayanya negeri fira'un modern ini.
Oh ya............. walaupun ini negeri fir'aun modern , tapi harus di ingat juga , pada zaman nabi Musa dulu juga masih ada yang baik
Rabu, 26 Maret 2008
aku , ana dan I
pada kehidupan ini banyak sekali suatu kejadian yang berhubungan dengan ke aku an , orang bilang " jika bukan karena aku " yang lain bilang , " itu karena aku " da sebagaianya.
aku dalam bahasa arab berarti " anaa " dan ke akuan dalam bahasa arab berarti " anaaniah " , sehingga jika seseorang ingin mengatakan aku , maka dalam bahasa arab berarti " ana "
dan " ana " tidak akan bisa jauh dari aku , sehingga " aku " dan " ana " dan " I " dalam bahasa Inggris , sama dan searti , sehingga oran gsulit untuk jauh darinya . dan sifat " egois " dalam arab itu " anaaniah "
udah aahhhhhhhhhhhhhh capek.
moga jauh dari egoisme buta . amin
aku dalam bahasa arab berarti " anaa " dan ke akuan dalam bahasa arab berarti " anaaniah " , sehingga jika seseorang ingin mengatakan aku , maka dalam bahasa arab berarti " ana "
dan " ana " tidak akan bisa jauh dari aku , sehingga " aku " dan " ana " dan " I " dalam bahasa Inggris , sama dan searti , sehingga oran gsulit untuk jauh darinya . dan sifat " egois " dalam arab itu " anaaniah "
udah aahhhhhhhhhhhhhh capek.
moga jauh dari egoisme buta . amin
Langganan:
Postingan (Atom)