malam ini , hari Ahad , tanggal 10 Juli 2011 , sehabis magrib saya mengantar Aab ke pesantren untuk memulai tahun ajaran baru di pesantren Darunnajah , setelah menghabiskan waktu sekitar 2 minggu liburan semester dua.
Sebelum berangkat , saya suruh Aab untuk meminta izin dan pamit kepada Ibunya dan adik - adik nya, maka Aab bergegas untuk meminta izin dengan berjabat tangan dan mencium adik - adik nya , yaitu Robbby muntaha Al Muthofa dan Nayla mUnaya Al- Musthofa . setel;ah selesai prosesi izin , maka Aab mengankat tasnya dan sambil keluar dengan menutup pintu , dan kamipun naik Motor Vario menuju Darunnajah , kira - kira perjalanan sudah sampai lebih dari 50 meter Dari rumah di jalan haji Gari , saya bertanya , " ada yang ketinggalan , gak ? " dengan serta merta Aab ingat kalo ada yang ketinggalan " oooh , ya , sabuk, yah , ketinggalan " langsung saya berbalik arah menuju rumah kembali , saya tanya lalgi " apa lagi yang masih belum di bawa " maka muncullah sepatu olah raga , handuk , sprei kasur adalah barang - barang yang ketinggalan.
Sesampai di rumah , saya mendapati Obi sedang menangis tersedu - sedu , dan Ibunya pun langsung menerangkan ke saya bahwa Obi menangis sesaat setelah Mas nya menutup pintu depan dan mengatakan bahwa ga ada mas ga seru . Ibunya menjelaskan " kan ada ayah " Obi langsung menjawab " Ayah pulangnya malam terus " Ibunya juga masih terus memberi pemahaman ke Obi dengan mengatakan " kalo ada Mas di rumah , berantem mlulu , kalo gak ada mencari - cari , gimana nii" ? dan saya pun juga menimpali " gak usah sedih , khan nanti dan besuk bisa ketemu lagi di Pesantren , di BPS ( Biro Pengasuhan Santri )
Ketika persiapan kedua telah selesai , maka Aab saya suruh untuk pamit dan mencium adiknya lagi , dan langsung menuju tempat tukang potong rambut sebelum masuk pesantren , sebab , biar rapi rambutnya dan tentunya Aab tambah Ganteng.
Sesampai nya di depan parkir , Aab pun turun dan minta jalan sendiri tanpa di temani oleh saya.
demikian kisah hari ini , semoga perjalan anak - anak kami dalam menempuh dan menuntut ilmu ini bisa di berikan kemudahahn dan keberkahan oleh Allah subhanahu wata'aala. dan semoga kerinduan terhadap keluarga tetap ada di kalbu masing - masing keluarga kami untuk menuju ridho Ilahi . amin
Minggu, 10 Juli 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar