Senin, 11 Mei 2009

aku mengadu pada MU 1

cerita ini berawal ketika saya diangkat menjadi CPNS. pada bulan Oktober 2008 saya d panggil oleh bagian personalia KANWIL. panggilan tersebut berisi bahwa saya diangkat jadi CPNS , dan saya diberi NIP , dengan TMT ( tanggal mulai tugas ) pada 1 januari 2007.
Jadi pada Saat saya dipanggil itu , saya sudah menjadi CPNS selama 1 tahun, tapi saya baru dapat surat tugas pada 1 Desember 2009, dan akhirnya saya dapat gaji pertama pada bulan Februari 2009.
Ketika saya dapat NIP , saya dengan senang hati menerima itu ,dalam hati saya berfikir , bahwa nanti saya akan dapat membantu orang tua saya yang di kampung, yang sekarang tinggal dengan adik saya yang bungsu , setelah di tinggal oleh bapak saya.dan ibu saya tercinta sekarang sudah berumur 64 tahun, dengan pekerjaan setiap hari menjual toge di pasar , setiap malam jam sepuluh belum tidur , karena harus mengurus toge yang akan di jual 2 hari kemudian , dan besok pagi - pagi sekitar jam 4 pagi sudah harus bangun lebih dulu , untuk melaksanakan sholat subuh dan mengurus toge , dan membersihkannya untuk di jual di pasar. hal itu dilakukan setiap hari tanpa lelah , sejak tahun 1975, yang kira - kira saat itu saya baru saja berumur 9 tahun.
maklum , ibu saya dan bapak saya tinggal di desa , bapak seorang buruh tani , sementara ibu adalah ibu rumah tangga, untuk menckupi itu , maka ibu jualan toge.
kembali kepada CPNS tadi , sebelum saya jadi CPNS , saya bernadzar , jika saya diagkat jadi PNS, maka gaji yang pertama , akan saya berikan kepada Ibu tercinta saya, gaji kedua , akan saya berikan kepada mertua , dan gaji saya yang ketiga akan saya berikan kepada anak yatim dan anak miskin , dan gaji keempat akan saya buat makan bersama teman - teman.
pada saat gaji yang keempat , tepatnya pada bulan MEI 2009 , saya ambil ke DEPAG , maka saya dengan senang hati bahwa ini adalah nadzar terakhir , sehingga setelah ini saya akan dapat menikmati gaji dari DEPAG , dan keluarga saya dapat tambahan untuk memperbaiki kualitas kesejahteraan dan juga membantu kehidupan ibu saya , mertua dan juga melanjutkan membangun rumah, itu impian yang telah ada dalam benak saya dan juga istri tercinta saya.
Tapi impian saya dengan sekejap buyar sama sekali, hal itu diakibatkan oleh kebijaksanaan lembaga tempat saya bekerja , bahwa guru yang PNS , seluruh gaji yang di dapat dari lembaga harus dikurangi dengan yang di dapat PNS.
jadi tidak ada bedanya sekarang antara yang PNS dan yang bukan PNS, sama saja , yaaaaa sama saja tidak ada bedanya.
dalam hati saya begitu kaget , bahwa ketika saya melihat slip gaji saya , gaji saya dipotong 1.490.000 rupiah , seaut jumlah yang tidak sedikit bagi saya, karena memaang saya dan keluarga saya membutuhkan itu , untuk keperluan sehari - hari , untuk persiapan tahun ajaran baru karena anak sudah muali masuk sekolah ke tingkat SMP , untuk melanjtukan ciclan hutang bangun rumah, untuk membantu orang tua , untuk masa depan pendidikan anak saya dan lain sebagainya.
ketika saya melihat slip saya , saya hanya bisa beristighfar dalam hati sambil mendesah , ya ALLAH ,tega amat , ya ALLAH saya dari dulu hampir tidak pernah menghitung - hitung ketika berbuat untuk lembaga saya ini dari sisi materi , kapanpun ada tugas yang harus saya kerjakan , maka saya siap . dan itu sudah berlaku sejak kira - kira 22 tahu yang lalu, tapi sekarang dalam hati saya berfikir , " yang Allah kenapa lembaga yang saya sudah bersamanya selama ini , begitu perhitungan sama saya , setiap gerakan dihitung dengan rupiah , begitu materialistis kepada yang sudah bersamanya selama ini , padahal setiap kali pula selalu menyeru untuk selalu ikhlas , ikhlas , ikhlas . kalimat ikhlas itulah yang selalu menjadi ungkapan kepada kami, akhirnya saya pun mengadu kepada MU ya Allah , haruskah saya juga berfikir materialistis seperti apa yang sudah di ajarkan lembaga yang saya bersamanya sampai saat ini, padahal saya tahu ya Allah itu bukan ajaran Islam , ajaran yang saya yakini sampai saat ini." " Akhirnya saya pun juga berfikir , apakah lembaga ini tidak menghendaki orang - orang yang berada di lembaga ini tidak boleh hidup lebih baik lagi dari sisi lahiriah nya , apakah ada semacam ketidak relaaan " saya pun tidak tahu..........

Bukan saya tidak rela di potong , tapi mengapa semuanya dipotong. di lembaga lain ada yang gaji PNSnya diberikan sebanyak 50 tau 60 atau 70 % saja, tapi di lembaga saya ini gaji PNS diambil semuanya. Ya Allaaah ( atau dengan bahasa yang halus , gajinya tidak di potong , tapi pendapatnnya dari lembaga dikurangi sebesar yang di terima dari gaji PNS )

Ya Alah , apakah menjadi PNS itu haram hukumnya? apakah jadi PNS itu Menjijikkan ? aapakah Menjadi PNS itu juga menjadikan orangnya berfikirran juga seperti pikiran orang - orang PNS selama ini ? malas , bekerja hanya untuk proyek . Ya Allah saya tidak seperti itu ya Allah, tidak , tidak sama sekali tidak.

Ya Allah , saya di persipangan jalan , ya Allah tolonglah hamba MU ini , ya Allah hamba Mu ini tidak ingin segala amal yang telah di perbuatnya di dunia ini SIA SIA belaka , karena ada onak dan duri dalam hati , karena berfikir dalam setiap tindkan dengan patokan materi , tapi Ya Allaaaaah hamba MU ini tidak munafik bahwa juga ingin hidup secara duniawi agak lebih baik, bukankah harus ada keseimbangan dalam hidup ini.

ya Allah , hamba Mu sampai saat ini tidak tahu , harus bagaimana , untuk menggapai pada firman MU " min haisu laa yahtasib ", karena samapi saat ini hamba MU ini hanya melihat kepada yang lahir , " nahkumu bith thowahir Wa Allah yatawallas saraair "

Ya Allah , hamba Mu ini mohon , agar kuat menerima cobaan hati ini , ya Allah aku mengadu pada MU , karena hamba MU ini mengikuti firman MU, karena memang hanya Engkaku yang mampu menjawab pertanya dalam hati ku.

ya Allah , jangan bosan jika Hamba MU ini mengadu , sebab Engkau Mesti tidak suka jika hamba MU ini tidak menyapaMU ,
Ya Allah ampunilah Hamba MU jika keluhan ku ini tidak pada tempatnya.
hamba Mu bersujud keharibaanMU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar