Perumpamaan orang yang berilmu dan tidak mengamalkan ilmunya serta tidak mengajarkan kepada orang lain seperti seseorang yang diberi rizki oleh Allah dengan harta yang melimpah , dan menyimpannya dibawah tanah. Maka harta tersebut tidak memberi manfaat kepada dirinya sendiri , juga kepada orang lain . dan juga dia tidak bisa memanfaatkan hartanya tadi , lebih – lebih orang lain, sehingga harta tersebut menjadi bencana kepada yang empunya.
Perumpamaan orang yang berilmu dan mengamalkan ilmunya akan tetapi tidak mengajarkan kepada orang lain , seperti seseorang yang diberi rizki oleh Allah dengan harta yang banyak , sehingga dia bisa menikmatinya sepanjang siang dan malam hari , akan tetapi dia tidak berbelas kasihan kepada teapi , kerabat dan juga kepada kaum muslimin
Perumpamaan orang yang berilmu dan tidak mengamalkannya akan tetapi mengajarkannya kepada orang lain , seperti seseorang yang diberi rizki oleh Allah dengan harta yang banyak , maka setiap orang mengambilnya atau mencurinya , akan tetapi dia tidak memperhatikannya , dan harta tersebut tidak menafkahi kepada dirinya sendiri dan juga anggota keluarganya, sehingga anggota keluarganya mati dalam keadaan kelaparan dan telanjang, dan si empunya harta tersebut juga dalam kesengsaraan di tempat makan dan tempat minum , dan tidak mampu untuk untuk makan sedikitpun darinya untuk dirinay sendiri, atau memberi nafkah kepada keluarganya , sehingga dia menjadi orang yang merugi di dunia dan akhirat.
Dan juga perumpamaan orang yang berilmu tetapi tidak mengamalkan ilmunya akan tetapi mengajarkan kepada orang lain untuk berbangga – bangga dan kecongkakan dan kesombongan keduniaan , seperti sebuah lampu yang menyinari kepada orang banyak akan tetapi membakar dirinya sendiri. Dan juga seperti orang yang menaruh lampu diatas permukaan , sehingga para pejalan bisa memanfaatkannya sedangkan dia didalam rumah yang gelap gulita tidak bisa memanfaatkannya , padahal dia sangat membutuhkannya
Dan perumpamaan orang yang menuntut ilmu yang banyak dan mengumpulkannya , dan tidak mengamalkannya , dan juga terlihat pengaruh ilmunya atas dirinya , sementara dia terus menerus menuntut ilmu dan mengumpulkan buku , dan juga tidak pernah puas dalam menuntut ilmu , seperti orang yang setiap hari dan setiap jam mengumpulkan berbagai macam makanan dan buah – buahan , dan berbagai macam minuman yang cepat rusak , sehingga dia tidak bisa makan darinya sedangkan dia dalam keadaan lapar dan haus yang sangat. Maka setiap hari sebenarnya dia hanya bisa makan segumpal atau sekepal makanan yang sudah kering dan busuk, sehingga dia hanya bisa melihat warna warni makanan yang tidak bisa menyenangkan dirinya , dan juga tidak menjadikan orang yang mengumpulkannya kenyang setiap hari sampai kematian menjemputnya , dan semua barangnya rusak , terus dibuang ,dan tidak akan ada seorangpun yang memakannya.
Rabu, 11 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar